Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ISLAM. Tampilkan semua postingan

Minggu, 26 Juli 2009

Tanda-Tanda Kiamat


Al-Qiyamah, Armageddon, The Last Judgement Day, Al-Qaar’iyah, Al-Ghaasyiyah ……. Kata-kata tersebut adalah nama-nama dari hari kiamat. “Hari Kiamat. Apakah hari kiamat itu?. Tahukah kamu apakah hari kiamat itu?. Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran. Dan gunung-gunung adalah seperti bulu-bulu yang berhamburan. Dan adapun orang yang berat timbangan (kebaikan)nya. Maka dia berada dalam kehidupan yang memuaskan. Dan adapun orang yang ringan timbangan(kebaikan)nya. Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Dan tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu?. Yaitu api yang sangat panas.” Kalimat-kalimat tersebut adalah pengertian dari surat Al-Qaar’iah.

Apakah kalian tahu apakah kiamat itu ?? Kiamat adalah hari akhir yang dimana menurut kitab suci Al-Quran hancurnya alam semesta yang sebelum hancur itu ditandai oleh beberapa tanda-tanda. Tanda-tanda kiamat dibagi menjadi dua jenis, yaitu besar dan kecil. Sebelum kita melihat yang besar, maka kita lihat dahulu yang kecil.
Tanda-tanda kecil kiamat.
- Diutusnya nabi Muhammad sebagai penutup nabi dan rasul.
- Segala urusan dipegang bukan oleh ahlinya.
- Orang yang miskin berambisi berlomba-lomba untuk menjadi orang yang berhartadan terpengaruhi.
- Sungai efrat berubah menjadi emas
- Baitul Maqdis dikuasai oleh umat Islam
- Banyak terjadi pembunuhan
- Munculnya kaum khawarij (kaum yang keluar dari agama Islam/murtad)
- Banyak Polisi yang KKN (Korupsi, Kolusi dan nepotisme) dan pembela kezhaliman
- Perang antara kaum Yahudi dan umat Islam
- Dominannya fitnah
- Sedikitnya ilmu agama karena ilmu tersebut telah diangkat
- Merebaknya perzinahan
- Banyaknya kaum wanita daripada kaum pria
- Bermewah-mewahan dalam membangun masjid
- Menyebarnya riba dan harta haram
- Munculnya kumpulan orang yang mengkritik Hadits Nabi Muhammad SAW
- Lelaki berpenampilan seperti perempuan dan perempuan berpenampilan seperti lelaki
- Hubungan keluarga pecah belah
- Salam hanya diucapkan kepada orang yang dikenalnya saja
- Tingginya pajak
- Khamer/arak dijadikan sebagai minuman keseharian
- Banyak yang melakukan homoseks dan lesbian
- Dicabutnya nikmat waktu sehingga waktu terasa berputar lebih cepat dari biasanya.
- dan lainnya



Sedangkan Tanda kiamat Besar adalah:
- Hilangnya Al-Qur’an dari mashaf dan juga hati manusia sebagai pedoman
- Keluarnya Ad-Dabbah / Dabatul Ard. Yaitu binang melata ajaib yang keluar pada waktu Dhuha sehingga dapat berbicara dengan manusia seraya membawa tongkat nabi Musa dan memakai cincin nabi Sulaiman
- Keluarnya Al Masih Ad Dajjal yang merusak kesucian ajaran agama Islam
- Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj untuk melakukan pengrusakan
- Munculnya Imam Mahdi yang datang untuk membawa kebenaran agama Islam
- Turunnya nabi Isa untuk menentang kemungkaran dan mengalahkan AL Masih Ad Dajjal
- Hilangnya segala permusuhan dan kebencian di kalangan manusia
- Hilangnya bias dari binatang berbisa dan manusia bersahabat dengan binatang buas
- Muncul kabut memenuhi lapisan bumi di langit
- Malam berlarutan
- Kemarau berkelanjutan
- dan lainnya.




Dalam hadits ,nabi Muhammad SAW berkata,“ sesungguhnya kiamat itu tidak akan terjadi sebelum kamu melihat sepuluh tanda:
> Asap
> Dajjal
> Binatang melata di Bumi
> Terbitnya matahari di sebelah barat
> Turunnya Nabi Isa AS
> Keluarnya Ya’juj dan Ma’juj
> Gerhana di timur
> Gerhana di barat
> Gerhana di jazirah Arab
> Keluarnya api di Kota Yaman yang menghalau manusia dari pengiringan mereka

Dajjal maksudnya adalah bahaya besar yang tidak ada bahaya sejak nabi Adam AS sampai hari kiamat, Dajjal bias berbuat apa saja perkara-perkara yang luar biasa. Dia akan mendakwa dirinya sebagai Tuhan. Sebelah matanya buta dan di antara kedua matanya tertulis kalimat “ini adalah orang kafir”.
Asap akan menyelimuti timur dan barat dan berlaku hingga 40 hari. Apabila orang yang beriman terkena asap ini maka ia akan bersin seperti terkena selsema, sementara orang kafir pula keadaannya seperti orang mabuk, asapnya akan keluar dari hidung, telinga dan dubur mereka.
Binatang melata yang dikenali Dabatul Ard akan keluar di kota Mekah dekat gunung Shafa, kemudian ia akan berbicara dengan kata-kata yang fasih dan jelas. Dabatul Ard ini membawa tongkat nabi Musa dan cincin nabi Sulaiman. Apabila binatang ini memukulkan tongkatnya ke dahi orang yang beriman, maka akan tertulis di dahi orang itu “ini adalah orang beriman”. Sedangkan jika memukulkan tongkatnya ke dahi orang kafir, maka akan bertuliskan di dahinya “ini adalah orang kafir”.
Turunnya nabi Isa AS di negeri Syam di menara putih, beliau akan membunuh Dajjal. Kemudian nabi Isa AS akan menjalankan syariat nabi Muhammad SAW.
Ya’juj dan ma’juj pula akan keluar, mereka ini adalah dua golongan. Satu golongan kecil dan satu lagi golongan besar. Ya’juj dan ma’juj itu kini berada di belakang bendungan yang dibangunkan oleh Iskandar Zulkarnain. Apabila keluarnya mereka ini, bilangannya tidak terhitung banyaknya, sehingga kalau air laut thahatiah diminum nescaya tidak akan tinggal walaupun setitik….”

Adapun Detik-detik kiamat:
- Matahari terbit dari barat dan tenggelam di timur
- Ka’bah dihancurkan oleh Habsyah (orang negro) yang bergelar”Dzus Suwaiqatain” (Orang yang kedua betisnya kecil)
- Tidak ada manusia yang menyebut lagi nama Allah di muka bumi ini
- Seluruh manusia menjadi sesat
- Ibu yang menyusui akan meninggalkan anaknya
- Gunung-gunung bertebangan
- Gempa di mana saja
- Laut bergelombang
- Planet bertabrakan satu sama lain
- manusia sudah mabuk
- Hilangnya iman di hati
-Keluarnya api dari Hijjaz menghalau manusia pada saat itu dari arah selatan Yaman ke utara negeri Syams
-Tiupan Sangkakala pertama dibunyikan, semua makhluk mati kecuali yang diizinkan oleh Allah
-Tiupan Sangkakala kedua, semua makhluk dihidupkan dan dikumpulkan untuk dibalas amalannya.

Naudzubilah Mindzalik sudah begitu banyak pertanda yang sudah terjadi tahap demi tahap. Apa yang kita lakukan adalah pasrah dan berikhtiar kepada Allah SWT, dan kita selalu melakuakn apa yang ditetapkan oleh Allah dan menjauhi apa yang dilarangnya. La Hawla wala Quwwata ilah billah... Sumber Wikipedia

Sistem Asuransi yang Islam itu gimana ya . . .???

Asuransi mulai dikenal dan muncul kira-kira pada abad ke-14. Asuransi termasuk bidang muamalah yang belum dikenal pada masa Rasulullah SAW, pada masa Kulafaa’ur-Raasyidin, pada masa kebangkitan Islam bahkan pada masa pembukuan fikih islam.
Asuransi ( At-Ta’miin) berarti peryanggungan. Yang menurut istilah adalah suatu akada atau perjanjian antara penanggung (pemegang lembaga asuransi) dan yang mempertanggungkan (anggota lembaga suransi). Dalam hal ini, anggota lembaga asuransi harus membayar premi setiap bulan atau pada periode tertentunya kepada lembaga asuransi tersebut yang besarnya sesuai dengan perjanjian di antara keduanya. Sedangkan kewajiban yang harus dilakukan lembaga asuransi adalah memberikan sejumlah uang kepada anggota asuransi yang besar dan waktunya sesuai dengan perjanjian / polis.
Bentuk asuransi yang cara kerjanya sesuai dengan ajaran Islam, seperti asuransi tolong menolong (At-Ta’miin At-Taa’wun). Para anggota lembaga asuransi bersepakat utuk memberikan sejumlah uang kepada lembaga asuransi. Sedangkan lembaga asuransi berkewajiban menyerahkan peserta asuransi yang mengalami musibah yang besarnya sesuai dengan kesepakatan dengan seluruh anggota asuransi. Musibah itu adalah seperti kecelakaan, kematian, kecurian, kebakaran, kebanjiran, bencana alam, dan hal lainnya sesuai kesepakatan bersama.
Lembaga asuransi boleh saja memutar seluruh uang para anggota asuransi yang telah terkumpul asal ada transparansi atau diketahui dan disetujui oleh seluruh anggota asuransi dan proses pemutaran itu harus sesuai dengan ajaran Islam yang halal. Pegawai-pegawai lembaga asuransi juga berhak memperoleh upah dari jerih payahnya.
Para ulama bersepakat bahwa asuransi diperbolehkan asal menggunaka metode yang islamiah dan ditegakkan denga prinsip kedailan, halal, tidak adanya unsure yang mengambil keuntungan dan bersih dari riba. Asuransi juga harus berasaskan sifat saling tolong menolong seperti pada surat Al Maidah ayat 2
   
...
           •   •   

Artinya : “Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” (Q.S Al-Ma’idah, 5:2)

Tidak hanya asuransi yang berasaskan ayat tersebut tetapi juga semua hal berlaku. Karena membantu orang lain harus dilakukan dengan sikap ikhlas dan tanpa pamrih tetapi dalam hal kebajikan. Mari kita saling tolong-menolong tanpa melihat status sosial ataupun kepemilikan harta demi terwujudnya perdamaian di muka bumi ini.
Source: PAI Penerbit Erlangga

Sabtu, 20 Juni 2009

Arti dan Manfaat Shalat


Arti Bacaan Shalat

ALLAHU AKBAR = "ALLAH Maha Besar"

ALLAHU AKBAR KABIERAW ="Maha besar Allah"

ALHAMDULILLAHI KATSIERA =" segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya"

WASUBHANALLAHI BUKRATAW WA-ASHILA ="Maha Suci Allah pagi dan sore"

WAJJAHTU WAJHIA LILLADZIE FATHARAS SAMAWATI WAL ARDLA ="Saya menghadapkan muka saya kepada Tuhan pencipta langit dan bumi"

HANIEFAN MUSLIMAWWAMA ANAMINAL MUSYRIEKIEN ="dengan rendah hati dan sejujur-jujurnya sebagai seorang muslim, bukan sebagai seorang musyrik"

INNA SHALATI WANUSUKI WAMAHYAYA WAMAMATI LILLAHI RABBIL’ALAMIEN ="Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidup dan matiku bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam"

LASYARAKIEKA LAHU WABIDZALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIEN ="Tiada sekutu bagiNya. Begitulah saya diperintah, dan saya sebahagian dari orang islam"




- Surat Al Fatihah


BISMILLA-HIRRAHMA-NIRRAHIM ="Dengan menyebut nama ALLAH yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang"

ALHAMDU LILLAHI-ROBBIL ‘ALAMIN ="Segala puji bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam"
ARRAHMA NIRRAHIM ="Yang pengasih dan penyayang"
MALIKI YAUMIDDIN ="Yang menguasai hari kemudian"
IYYAKA NA’BUDU WAIYYA-KANASTA’IN IHDINASH-SHIRA-THAL MUSTAQIM, SHIRATHALLADZINA AN’AMTA’ALAIHIM GHAIRIL MAGHDHUBI ‘ALAIHIM. WALADL DLAALLIIN, AMIN ="Pada-Mulah aku menyembah, dan kepada-Mulah aku meminta pertolongan. Tunjukilah kami ke jalan yang lurus. Bagaikan jalannya orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat. Bukan jalan mereka yang pernah Engkau murkai, atau jalannya orang-orang yang sesat, Amin"

- Ruku


SUBHAANA RABBIYAL ADZIIMI WABIHAMDIHII ( 3 x) =“Mahasuci Allah Maha Agung serta memujilah aku kepadaNya. “


- I’TIDAL


SAMI’ALLAAHU LIMAN HAMIDAH ="Allah mendengar orang yang memujiNya


Pada waktu berdiri tegak ( I’tidal )

RABBANAA LAKAL HAMDU MIL USSAMAWAATI WAMI UL ARDLI WAMIL UMAA SYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU ="Ya Allah Tuhan kami! Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi, dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu"

- SUJUD


SUBHAANA RABBIYAL A’LAA WABIHAMDIHII ( 3 x) ="Maha Suci Allah, serta memujilah aku kepada-Nya"


- DUDUK ANTARA DUA SUJUD


RABBIGHFIRLII WARHAMNII WAJBURNII WARFA’NII WARZUQNII WAHDINII WA’AAFINI WA’FUANNII =“ Ya Allah, ampunilah dosaku, belas kasihanilah aku dan cukupkanlah segala kekurangan dan angkatlah derajat kami dan berilah rizqi kepadaku, dan berilah aku petunjuk dan berilah kesehatan kepadaku dan berilah ampunan kepadaku. “


- TASYAHUD / TAHYAT (AKHIR)


ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWAATU THTHAYYIBAATU LILLAAH ="Segala kehormatan, keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan bagi Allah"

ASSALAAMU’ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH =" salam, rahmat, dan berkahNya kupanjatkan kepadamu wahai Nabi (Muhammad)"

ASSALAAMU’ ALAINAA WA’ALAA ‘IBAADILLAAHISH SHAALIHIIN ="Salam keselamatan semoga tetap untuk kami seluruh hamba yang shaleh-shaleh"

ASJYHADU AL-LAA ILAAHAILLALLAAH ="Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah"

WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH ="Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah"

ALLA HUMMA SHALLI’ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD ="Ya Allah! Limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad"

WA ‘ALA AALI SAYYI DINAA MUHAMMAD ="Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya"

KAMAA SHALLAITA ‘ALAA SAYYIDIINA IBRAHIM ="Sebagaimana pernah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya"

WA’ALAA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD ="Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya
'
KAMAA BARAKTA’ALAA SAYYIDINAA IBRAHIM ="Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya"

WA’ALAA AALI SAYYIDINAA IBRAHIM ="dan Sebagaimana Engkau memberi berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya"

FIL ‘AALAMIINA INNAKA HAMIDUM MAJIID= “ Diseluruh alam semesta Engkaulah yang terpuji, dan Maha Mulia.”

- SALAM


ASSALAAMU’ALAIKUM WARAHMATULLAAHI= “ Keselamatan dan rahmat Allah semoga tetap pada kamu sekalian. “






Fungsi Shalat

- mencegah perbuatan keji dan mungkar

- penanaman disiplin waktu

- salah satu sarana ampuh untuk sosialisasi

- sebagai pemersatu muslim dari seluruh bangsa

- Sebagai sarana dakwah, khusus seperti shalat Jum'at, Idul Adha, Idul Fitri, dll

- dapat mencegah seseorang dari serangan penyakit

- Sarana pengobatan jasmani & ruhani

- Sarana komunikasi dengan Allah SWT

- Sarana memperoleh ketenangan & kedamaian dalam hidup.